Saturday, 4 Sep 2010   Home arrow Anggota arrow [ Senin, 13 April 2009 ]
Search PDS Surabaya
Calon Anggota DPRD
PDS untuk Pemilu
Lain Lain
Statistics
Members: 11
News: 3275
WebLinks: 1
Visitors: 1129785
Who's Online
We have 12 guests online


[ Senin, 13 April 2009 ] PDF Print E-mail
Written by Daniel   
Friday, 17 Apr 2009

Menebak Wajah Calon Penghuni Gedung DPRD Kota Surabaya (1)

Agustin Optimistis, Retna-Sudarwati Saling Klaim

Penghitungan suara hasil Pileg 2009 terus berlangsung. Meski demikian, wajah-wajah caleg jadi yang bakal menduduki kursi di DPRD Kota Surabaya sudah mulai terlihat. Berikut prediksi caleg jadi yang dimulai dari daerah pemilihan (dapil) Surabaya 1.

KURSI yang diperebutkan di dapil 1 berjumlah 11 kursi. Dapil itu meliputi Kecamatan Gubeng, Genteng, Simokerto, Bubutan, Krembangan, dan Tegalsari. Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di dapil tersebut 590.302 pemilih. Jika diasumsikan potensi golput 40 persen (mengacu Pemilu 2004), jumlah suara sah di dapil 1 sekitar 354.181 suara. Dengan demikian, besaran BPP diperkirakan 32.198. Jika angka golput lebih tinggi, tentu besaran BPP makin kecil.

Dari penghitungan sementara berbagai pihak, wajah-wajah caleg jadi dari dapil 1 hampir bisa dipastikan berasal dari partai-partai yang sebelumnya menduduki dewan. Yakni, Partai Demokrat, PDIP, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Damai Sejahtera (PDS), PKB, Golkar, dan PAN. Hasil penghitungan tim Jawa Pos yang mengacu real count sementara tim PKS, dari dapil 1 Demokrat diperkirakan mendapatkan tiga kursi.

Dengan perkiraan mendapatkan tiga kursi itu, caleg yang bakal duduk ke dewan adalah pemilik suara tiga terbesar. Lantas, siapa tiga caleg yang berpeluang melenggang ke gedung dewan?

Berdasar hasil real count tim Partai Demokrat, di antara 13 caleg Partai Demokrat di dapil 1, hingga kemarin (12/4) peraih suara tertinggi adalah Sachiroel Alim dengan 1.313 suara. Alim merupakan wajah lama dari Partai Demokrat. Di urutan kedua, ada nama Kartika Pratiwi dengan 890 suara dan disusul Ferry Suharyanto dengan 378 suara. Karena itu, dibandingkan dengan dua nama tersebut, tentu peluang Sachiroel melenggang jauh lebih besar. Kans Kartika dan Ferry bisa saling bergeser. Bahkan, posisi Ferry juga masih kejar-kejaran dengan Herlina Harsono yang sementara ini mendapatkan 378 suara.

Bagaimana PDIP? Dari dapil 1, parpol bernomor 28 itu juga mungkin mendapatkan tiga kursi. Mengacu real count Partai Demokrat, di antara 13 caleg PDIP di dapil 1, nama tiga pemilik suara teratas hingga berita ini ditulis masing-masing Agustin Poliana dengan 4.394 suara, Sutrisno Achmad 543, dan Syukur Amaludin 361. Dari dapil tersebut, tampaknya, peluang Agustin lebih besar.

''Insya Allah, saya optimistis bisa kembali lagi. Karena berdasarkan informasi dari tim saya juga begitu,'' kata Agustin dihubungi Jawa Pos kemarin.

Di antara tiga nama tersebut, hanya Sutrisno yang merupakan wajah baru. Agustin dan Syukur telah menjabat sebagai anggota dewan periode 2004-2009. Di dapil 1, sebetulnya masih ada caleg wajah lama. Yakni, Taru Sasmito. Namun, sejauh ini Taru baru mendapatkan 245 suara. Jika perolehan suara tidak mengalami banyak perubahan, sangat mungkin tiga nama caleg itulah yang bakal melenggang ke gedung wakil rakyat.

Di dapil 1, PKS diperkirakan hanya mendapatkan satu kursi. Itu pun dari sisa suara karena tidak sampai menyentuh angka BPP. Nama Fatkurrohman yang diprediksi bakal lolos. Di antara 11 caleg PKS di dapil 1, sejauh ini perolehan suara Fatkur paling tinggi dibandingkan caleg lain, yakni 592 suara. Fatkur merupakan wajah baru karena sebelumnya tidak menjabat sebagai anggota dewan.

Bagaimana PAN? Di dapil 1, PAN diprediksi mendapatkan satu kursi. Satu kursi itu pun dari hasil sisa suara. Berdasar hasil penghitungan sementara, satu kursi tersebut bakal diduduki Imam Samhudi. Dari hasil real count Partai Demokrat, Imam mendapatkan suara terbanyak dengan 2.546 suara. Wawan Setiawan yang berada di urutan kedua setelah Imam hingga kemarin hanya mengantongi 854 suara. Jadi, terpaut lumayan jauh.

PKB juga diperkirakan menyumbangkan wajah baru. Yakni, KH Moch. Naim Ridwan. Dalam hasil perhitungan sementara, ketua dewan syura itu disebut-sebut masih menempati suara tertinggi dengan 778 suara. Dari dapil 1, PKB diprediksi hanya mampu menyumbang satu kursi. Karena itu, caleg peraih suara terbanyak dipastikan lolos ke gedung dewan.Perolehan suara caleg PKB lain di dapil 1 sejauh ini masih berada jauh di bawah Naim. Misalnya, Moch. Yusuf Fahmi yang hanya memiliki 376 suara dan Dzaibatul Ba'i yang memiliki 200 suara. Untuk Salman Faris yang merupakan wajah lama, jumlah perolehan suaranya juga masih di bawah Naim. Jika tidak ada perubahan signifikan, dipastikan Naim yang menduduki kursi tersebut. Salman Faris mengaku harapannya sudah tipis untuk kembali menduduki jabatan sebagai anggota dewan.

''Ya, barangkali sudah waktunya ganti. Mudah-mudahan pengganti saya lebih baik dan bisa bermanfaat untuk Kota Surabaya," ujarnya kemarin.

Peluang PDS juga demikian. Satu kursi yang diprediksi akan didapat ditempati wajah baru. Berdasar hasil sementara, Sudarwati Rorong mendapatkan suara terbanyak dengan 792 suara. Wajah lama Retna Wangsa Bawana tidak lagi muncul. Suaranya jauh berada di bawah Sudarwati. Jika perolehan suara tidak banyak berubah, satu kursi ketua komisi A itu bakal tergusur dengan Sudarwati. Namun, Retna maupun Sudarwati saling klaim mendapatkan suara terbanyak.

Retna mengaku unggul dibandingkan caleg PDS lain. ''Suara saya di atas rata-rata. Di Kecamatan Gubeng, dari beberapa TPS yang masuk saja mencapai 576 suara. Jumlah itu dua kali lipat dibanding caleg PDS yang lain," kata Retna. Karena itu, Retna optimistis bisa merebut satu kursi di dapil 1.

Bantahan senada disampaikan Sudarwati Rorong. ''Di Krembangan, kami menang mutlak. Kalau di Kecamatan Gubeng, Pak Retna mengklaim kemenangan, itu wajar karena wilayahnya. Tetapi di kecamatan-kecamatan lain, kami optimistis menang," ungkap Daniel Lukas Rorong, tim sukses Sudarwati. Sebab, lanjut dia, tren masyarakat saat ini adalah memilih caleg perempuan. ''Karena itu, kami yakin bisa masuk Yos Sudarso," ujarnya.

Di antara jatah sebelas kursi di dapil 1, sepuluh kursi diperkirakan diraih Demokrat, PDIP, PKB, PKS, PDS, dan PAN. Sisa satu kursi lainnya bakal menjadi rebutan parpol lain. Kemungkinan parpol yang berebut itu adalah Golkar, PPP, Hanura, dan Gerindra. Yang jelas, satu kursi sisa tersebut dipastikan bakal diraih parpol dengan sisa kursi paling besar. (uri/eko/hud) 

Sumber : www.jawapos.co.id

Last Updated ( Friday, 17 Apr 2009 )
Copyright © PDS Surabaya™ 2004-2010