Tuesday, 7 Sep 2010   Home
Search PDS Surabaya
Calon Anggota DPRD
PDS untuk Pemilu
Lain Lain
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
Statistics
Members: 11
News: 3275
WebLinks: 1
Visitors: 1131905
Who's Online
We have 10 guests online


Selamat Datang
Selamat Datang di website DPC PDS Surabaya

Website ini dipersembahkan untuk memenuhi kebutuhan akan informasi yang diperlukan bagi internal partai, partisipan/anggota PDS pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Ketua  DPC PDS Kota Surabaya
Pembelot Pro-SBY Kena Sanksi PDF Print E-mail
Written by Daniel   
Monday, 8 Jun 2009

Respons Partai atas Dukungan Kader ke Capres Lain

JAKARTA - Pembelotan sejumlah kader parpol pendukung capres-cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono direaksi keras oleh induk partai masing-masing. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), misalnya, menyiapkan sanksi khusus kepada Ketua DPP PPP Rusdi Hanafi yang telah menggalang dukungan untuk pasangan Megawati-Prabowo Subianto.

Ketua DPP PPP Lukman Hakim Syaifuddin mengakui, partainya kini mendalami manuver politik yang dilakukan Rusdi Hanafi. "Kami selidiki dan klarifikasi dulu motivasinya," ujar Lukman di Jakarta, Sabtu (6/6).

Dia mengatakan, jika Rusdi terbukti memiliki visi yang berseberangan dengan partai, dia pasti dijatuhi sanksi. Berat tidaknya sanksi di­sesuaikan dengan tingkat kesalahannya. "Tentu mulai teguran hingga dilepas dari keanggotaan partai," tegas ketua Fraksi PPP di DPR itu.

Sebelumnya, Rusdi bersama sejumlah fungsionaris dan kader PPP mendeklarasikan Front Persatuan Pembela Prabowo (F-PPP). Aksi itu tentu berseberangan dengan sikap partainya yang bulat mendukung duet SBY-Boediono.

Sementara itu, Partai Damai Sejahtera (PDS) bersikap lebih tegas. Sikap Ketua DPW PDS Jawa Tengah Budi Cahyono dan DPW PDS Jawa Barat Ivan Purba yang tidak mengakui hasil putusan rapimnas yang mendukung capres SBY-Boediyono disikapi dengan penonaktifan. "DPP telah resmi menonaktifkan mereka karena dianggap mengabaikan garis partai," ujar Wakil Ketua Umum DPP PDS Denny Tewu di Jakarta.

Keputusan penonaktifan itu dituangkan dalam SK Karteker Nomor 049/SK DPP-PDS/VI/2009 dan SK Karteker 050/SK DPP-PDS/VI/2009 bertanggal 3 Juni. Ditunjuk sebagai pelaksana tugas keduanya, masing-masing Gedeon Mamahit dan Sahat Sinaga.

Dua pimpinan PDS di daerah itu menolak keputusan rapim karena merasa tak dilibatkan. Mereka menyatakan akan mengalihkan dukungan ke pasangan Mega-Prabowo. ''Tindakan tegas penonaktifkan ini juga menjadi peringatan bagi daerah lain. Tidak ada alasan menolak sikap organisasi yang sudah sesuai prosedur." (dyn/agm)

Sumber : jawapos.co.id (Kutipan)

RENUNGAN : BAHAGIA John C. Maxwell suatu ketika pernah menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, di minta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya.  Read more...



RENUNGAN : Jangan Berhenti Berdoa ”mereka (semua yang taat pada Tuhan) akan Kubawa ke gunungKu yang kudus dan akan Kuberi kusukaan di rumah doaKu. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbahKu, sebab rumahKu akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.” Yesaya 56:7  Read more...

Info DPC
Polling
Apakah kinerja Pemerintahaan SBY sudah dapat di katakan maksimal dalam memberantas Korupsi?
  



Copyright © PDS Surabaya™ 2004-2010