|
SURABAYA - Antisipasi musim penghujan, Pemprov Jatim menyiapkan Rp 5 miliar. Dana ini disiapkan untuk banjir yang kemungkinan besar terjadi ketika hujan mengguyur Jatim. Uang ini diambil dari APBD.
"Kalau tidak salah sudah ada dana khusus sekitar Rp 5 miliar. Belum lagi nanti pasti ada tambahan dari Dinas PU dan Dinas Kesehatan serta Dinas yang berhubungan," kata Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu (7/11/2009). Dana khusus penanganan banjir ini kata Gus Ipul akan diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana. "Diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana," tuturnya. Pihaknya juga mengantisipasi titik temu Sungai Bengawan Solo dengan terus mengerjakan proyek plengsengan sepanjang aliran sungai itu. "Yang patut diwaspadai itu pertemuan titik arus sungai Bengawan Solo antara Ngawi-Bojonegoro, pembangunan plengsengan sudah mulai berjalan dan akan terus dikerjakan. Bahkan tiap tahun kita pantau perkembangannya," ungkapnya. Mantan menteri PDT ini berharap warga yang berada di sepanjang aliran Bengawan Solo untuk menghindari korban dengan cara waspada. "Kita juga minta kepada warga agar tetap waspada untuk menghindari jatuhnya korban harta benda, hewan ternak maupun nyawa," pungkasnya. |